Edukasi

5 Perguruan Tinggi Negeri yang Buka Penerimaan Jalur Hafizh

Tidak hanya masuk dengan cara yang lebih mudah, kamu juga berkesempatan mendapatkan beasiswa!

Avatar Written by Kreta Amura
· 2 min read >
Rektorat UNS

Hafizh merupakan sebutan yang digunakan untuk seorang yang mampu menghafalkan 30 juz Al-Qur’an. Dalam pandangan islam sendiri, Hafizh memiliki banyak keistimewaan. Selain jaminan surga, orang-orang yang memberikan bantuan dan kemudahan pada para Hafizh juga mendapatkan manfaat yang berlimpah kelak di akhirat.

Tidak heran, ada banyak sekali universitas swasta, baik di dalam maupun di luar negeri, memberikan keringanan berupa beasiswa dan seleksi masuk, khususnya pada perguruan tinggi bernuansa Islam. Akan tetapi, bukan berarti para penghafal Al-Qur’an hanya bisa belajar di universitas dengan nuansa dan lingkungan islam saja.

Faktanya, beberapa perguruan tinggi negeri di Indonesia tetap memberikan keistimewaan pada para Hafizh, meskipun tidak sebesar yang diberikan oleh universitas islam. Berikut 6 universitas negeri yang memberikan keistimewaan bagi Hafizh Al-Qur’an.

1. Universitas Sebelas Maret (UNS)

Rektorat Universitas Sebelas Maret via mediaindonesia.com

Bagi kamu calon mahasiswa baru penghafal Al-Qur’an yang ingin mendaftar di UNS, kamu memiliki keunggulan kompetitif dibandingkan calon mahasiswa lainnya. Pasalnya, UNS bakalan memberikan nilai tambahan bagi setiap pelamar yang memiliki sertifikat Hafizh.

Selain itu, UNS juga memberikan beasiswa pada para penghafal Al-Qur’an. UNS sendiri sudah menerima beberapa hafizh sejak tahun 2012 lalu untuk fakultas ekonomi, fakultas kedokteran, serta fakultas ilmu sosial dan ilmu politik. Selain kemudahan dalam seleksi masuk, beasiswa juga mencakup kompensasi biaya kuliah, hingga tunjangan hidup bulanan.

2. Universitas Jambi (UNJA)

Jika kamu bercita-cita untuk berkuliah di UNJA, maka menghafal Al-Qur’an adalah solusi terbaik utukmu. Pasalnya, para penghafal Al-Qur’an diberikan keistimewaan untuk masuk dan memilih jurusan tanpa dihadapkan dengan prosedur seleksi apapun, lho!

Selain mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat, kamu juga dapat dipastikan masuk dan bergabung sebagai mahasiswa baru di UNJA dengan mudah. Kapan lagi bisa membahagiakan orang tua dengan sekali usaha, benar tidak?

3. Uiversitas Negeri Surabaya (UNESA)

Meskipun terkenal dengan kota metropolitan yang disesaki oleh arus modernisasi, UNESA masih membuka kesempatan untuk bagi para penghafal Al-Qur’an untuk masuk tanpa tes tulis. Suatu kesempatan yang besar bagi kamu yang ingin berkuliah di perguruan tinggi negeri yang kualitasnya tidak diragukan lagi.

Selain dapat belajar banyak dari kurikulum dan materi yang diajarkan di perkuliahan, kamu juga dapat belajar banyak tentang kehidupan dan sejarah di kota pahlawan yang satu ini. Tapi, dampak buruk dari kota metropolitan tetap harus kamu perhatikan, agar hafalanmu tidak rontok dan berantakan.

4. Institut Pertanian Bogor (IPB)

Gedung Andi Hakim Nasoetion via pingpoint.com

Memberikan penghargaan besar pada para penghafal Al-Qur’an, mereka yang memiliki kemampuan demikian dapat mendaftar di IPB melalui jalur Prestasi Internasional dan Nasional (PIN). Meskipun kembali lagi harus bersaing dengan beberapa orang dengan pribadi dan prestasi yang luar biasa, namun para penghafal Qur’an juga diberikan keuntungan yang tidak kalah dari yang lainnya.

Untuk calon mahasiswa yang berhasil menghafal 30 juz, maka pihak kampus akan mengapresiasi  dengan memberikan nilai tambahan setara prestasi olimpiade internasional. Sedangkan untuk mereka yang hafal minimal 15 juz sampai dengan 29 juz, maka akan diapresiasi setara olimpiade nasional.

5. Universitas Diponogoro (UNDIP)

Kamu, para Hafizh dan penghafal Al-Qur’an adalah pribadi-pribadi yang tangguh dan bibit unggul Negara ini. Karena menghafal Al-Qur’an tidak hanya tentang persoalan kata-kata, melainkan makna, dan berusaha sekuat tenaga untuk melindungi diri dari kemungkaran yang mungkin akan merusak hafalan.

UNDIP memberikan kesempatan bagi para penghafal Al-Qur’an untuk bisa tergabung menjadi mahasiswa baru dengan mengikuti Seleksi Bibit Unggul Berprestasi (SBUB). Tetap rendah hati adalah salah satu cara terbijak untuk mengungkapkan rasa syukur.

Meskipun tetap harus dihadapkan pada seleksi dan kompetisi, namun apa yang lebih istimewa dari kebaikan yang akan diterima di akhirat nanti. Tidak masalah jika pengetahuanmu tentang Al-Qur’an dan ilmu Allah belum bisa mengantarkanmu untuk berkuliah di kampus impian.

Asalkan, kebaikan di akhirat nanti tetap menjadi milikmu. Masih banyak kampus swasta dan universitas Islam, baik di dalam maupun di luar negeri yang memberikan kesempatan yang lebih besar dan menjanjikan.

Written by Kreta Amura
Ada banyak keajaiban yang tercipta dari kesendirian seorang insan. Bayangkan, apa yang bisa dicapai umat manusia dengan suatu kebersamaan? Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *