Travel

5 Makanan yang Tidak Mudah Basi, Cocok untuk Bekal Perjalanan

Daripada konsumsi makanan instan, siapkan satu dari lima makanan ini. Selain praktis, daftar makanan ini juga sangat awet.

Avan Fadli Written by Avan Fadli
· 2 min read >
Ayam Suwir untuk Bekal Traveling

Jika sedang berada dalam perjalanan atau long trip, kita mungkin akan menyiapkan beberapa bekal makanan. Biasanya, kita akan memilih jenis makanan instan sebagai bekal perjalanan. Selain murah, makanan instan juga dapat dimasak kapanpun dan tidak mudah basi.

Sayangnya, makanan instan biasanya memiliki nilai gizi yang minimal, bahkan bisa dikata cenderung rendah.

Akibatnya, tidak jarang kita merasa kelelahan dan kurang fokus saat berada dalam perjalanan. Hal ini tentu akan sangat merepotkan, apalagi ketika kita membawa keluarga dan anak-anak bersama kita, yang notabanenya masih membutuhkan banyak gizi dan nutrisi untuk kesempurnaan tumbuh kembang mereka.

Mengonsumsi makanan di warung atau restoran yang ada di persimpangangan jalan menjadi salah satu solusi yang biasa digunakan. Namun, cara ini tidak begitu dianjurkan, mengingat kita tidak tahu seberapa lama makanan yang ada di sana sudah dipajang, serta bagaimana kandungan gizi dan apakah cara memasknya cukup higienis.

Hal tersebut, tentu tidak perlu terjadi apabila kita tahu bekal apa pastinya yang harus kita siapkan untuk sebuah perjalanan panjang atau long trip. Untuk itu, berikut daftar 5 makanan yang tidak mudah basi, dan sangat cocok untuk bekal perjalanan panjang.

1. Telur Rebus

Telur rebus, lauk sejuta umat via dessertnowdinnerlater.com

Telur rebus adalah jenis makanan yang paling mudah untuk disiapkan, dan jadi alternatif bekal selama perjalanan panjang. Telur rebus memiliki kandungan protein tinggi, rendah lemak dan karbohidrat. Selain itu, telur rebus dapat bertahan hingga lima hari dalam suhu ruangan.

Kamu tidak perlu membawa telur rebus banyak-banyak, sesuaikan dengan kebutuhan saja. Simpan telur rebus di dalam wadah yang kering dan kedap udara lengkap dengan cangkangnya. Kupas cangkang sesaat sebelum dikonsumsi.

2. Abon

Abon sapi renyah dan gurih via resepnasional.com

Abon diolah dari suwiran daging, memiliki tekstur yang lembut, namun kering dan tahan lama. Sangat cocok untuk bekal makanan ketika dalam perjalanan panjang. Jika kamu tidak bisa membuat abon sendiri, ada banyak produk abon kering yang dijual di pasaran. Tentunya, membuat sendiri akan lebih utama karena terbebas dari bahan pengawet dan kandungan yang tidak diinginkan.

Pastikan untuk menyimpan abon dalam wadah yang kedap udara, agar teksturnya tetap terjaga sekaligus memperpanjang usianya. Sebisa mungkin jauhkan wadah abon dari sinar matahari atau paparan panas, karena akan membuat wadah menjadi lembap.

Dalam suhu ruangan, abon berkualitas buatan sendiri dapat bertahan hingga satu bulan. Sementara itu, keawetan abon instan dapat dilihat dari label yang tertera di kemasannya.

3. Dendeng Ragi

Dendeng Ragi bergizi tinggi via suara.com

Berbeda dengan dendeng biasa, dendeng ragi disajikan dengan serundeng yang enak dan gurih, serta memiliki tekstur yang lebih kering dan kurang berminyak. Membuatnya dapat bertahan hingga dua bulan tanpa perlu dihangatkan.

Hanya saja, kamu perlu menyimpannya dalam wadah yang kedap udara, serta memberikan ruangan tambahan pada bagian bawah untuk memisahkan dendeng ragi dengan minyak yang masih bersisa. Saat memasukkannya ke dalam wadah, pastikan dendeng telah berada dalam keadaan dingin.

4. Sambal Teri

Lauk dan sambal dalam satu menu via YouTube

Ada banyak sekali produk sambal kemasan yang bisa awet berbulan-bulan. Akan tetapi, agar lebih praktis, mengapa tidak memilih sambal yang sekaligus bisa dijadikan sebagai lauk dalam perjalanan?

Bagi kamu yang hobi dengan masakan pedas, mungkin sambal teri bisa menjadi salah satu alternatif bekal perjalanan favorit.

Cara membuat sambal teri sangatlah mudah. Kamu hanya perlu menyiapkan teri kecil yang telah digoreng hingga garing, lalu menumisnya dengan kering bersama dengan bumbu sambal seperti cabe keriting, bawang merah dan putih.

Pastikan untuk mendinginkan sambal sebelum memasukkannya ke dalam wadah kedap udara. Kamu bisa menyajikannya bersama nasi, atau mie instan.

5. Ayam Suwir

Ayam Suwir favorit backpacker via kumparan.com

Ayam menjadi komoditas makanan bagi seribu umat. Akan tetapi, akan sangat sulit untuk mendapatkan ayam dengan kualitas terbaik di jalanan. Lalu, mengapa tidak membawanya dari rumah sebagai bekal perjalanan?

Agar hemat tempat dan awet dibawa selama perjalanan panjang, kamu bisa mengolahnya menjadi ayam suwir.

Pisahkan daging dari tulang, lalu suwir-suwir daging ayam. Tumis suwiran ayam dengan bumbu masak seperti bawang merah, bawang putih, hingga cabai merah. Tambahkan gula dan garam secukupnya, lalu dinginkan. Masukkan ke dalam wadah kedap udara, dan Ayam Suwir siap menemani perjalanan anda. Ayam suwir kering dapat bertahan hingga satu minggu, lebih dari cukup untuk bekal perjalanan, bukan?

Masukkan ke dalam wadah kedap udara, dan Ayam Suwir siap menemani perjalanan anda. Ayam suwir kering dapat bertahan hingga satu minggu, lebih dari cukup untuk bekal perjalanan, bukan?


Beberapa jenis lauk di atas sangat cocok disantap menggunakan nasi, mie, bubur instan, bahkan oatmeal.

Dengan menyiapkan bekal makanan sendiri untuk perjalananmu, tentu gizi dan nutrisi dalam setiap makanan akan terjamin. Kamu tidak perlu lagi khawatir dengan asupan makanan saat berada dalam perjalanan jauh.

Akan lebih baik jika menyiapkan beberapa jenis makanan di atas, daripada bergantung pada beberapa makanan instan yang tidak jarang hanya mengandung karbohidrat, lemak, dan perasa semata.

Written by Avan Fadli
Berkelana mencari makna kehidupan. Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *