Travel

Makanan yang Sebaiknya Dihindari Saat Sedang dalam Perjalanan

Perjalanan, entah itu dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum, terkadang menjadi begitu membosankan. Apalagi, jika perjalanan yang dimaksudkan memakan waktu berjam-jam...

Avatar Written by Kreta Amura
· 2 min read >
Gorengan Penyebab Mabuk Perjalanan

Perjalanan, entah itu dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum, terkadang menjadi begitu membosankan. Apalagi, jika perjalanan yang dimaksudkan memakan waktu berjam-jam dan memaksa kita untuk berganti-ganti moda transportasi.

Salah satu cara menghempas kebosanan dalam perjalanan adalah dengan menyantap makanan atau minuman ringan. Selain memperbaiki mood dalam perjalanan, makanan dan minuman ringan juga berfungsi untuk mempertahankan fokus saat berkendara. Sehingga, keselamatan kita senantiasa terjaga.

Akan tetapi, kamu tidak boleh asal dan sembarang dalam memilih makanan dan minuman yang akan menemanimu selama perjalanan. Pasalnya beberapa makanan malah dapat membuatmu dehidrasi, kelelahan, dan semakin mengantuk di jalan. Sehingga, resiko terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan, pembegalan dan penjambretan dapat meningkat saat kamu sedang berada dalam perjalanan.

Agar kamu tidak salah dalam memilih makanan untuk menemani perjalanan pajangmu, berikut daftar makanan dan minuman yang sebaiknya dihindari saat berada dalam perjalanan!

1. Makanan Berlemak

Gorengan enak tapi memabukkan via tagar.id

Gorengan, makanan cepat saji, dan jenis makanan yang mengandung banyak lemak memberi reaksi panas pada perut. Selain itu, jenis makanan ini juga sangat susah untuk dicerna. Meskipun dapat memberikan reaksi kenyang lebih lama, namun jenis gorengan dan junk food dapat membuatmu merasa mulas dan mual selama dalam perjalanan.

Biasanya, makanan berlemak atau gorengan memiliki kadari natrium yang cukup tinggi. Kelebihan natrium membuat kita merasa cepat haus, memaksa untuk mengonsumsi banyak air. Sedangkan anda akan dihadapkan pada masalah setelahnya, yaitu sering buang air kecil dan harus terus berhenti di toilet umum selama perjalanan. Tidak hanya sampai di sana, jenis makanan ini juga mengandung banyak lemak trans. Sehingga, dapat berpengaruh kepada penambahan berat badan.

2. Makanan Manis & Creamy

Semanis kamu via parade.com

Makanan manis, atau produk olahan susu dapat menambah energi dan mood selama dalam perjalanan, serta menghilangkan kebosanan karena rasanya yang mengundang kebahagiaan. Akan tetapi, jenis makanan ini ternyata tidak cocok digunakan sebagai bekal makanan terutama saat dalam perjalanan jauh.

Produk yang sarat dengan gula biasanya mengandung protein yang rendah, atau memiliki serat dan lemak yang dapat memicu peningkatan energi singkat. Akan tetapi, peningkatan energi tersebut juga diikuti dengan penurunan gula darah yang tajam setelahnya. Sehingga, tubuh akan mudah lemas saat dalam perjalanan. Sebaiknya, ganti camilan manis dengan buah-buahan segar seperti apel atau jeruk.

3. Makanan Pedas

Sambal ulek ekstra pedas via cnnindonesia.com

Makanan pedas memang sangat efektif untuk membuat kita senantiasa terjaga, dan mata senantiasa awas. Selain itu, makanan pedas dinilai dapat memberikan energi tambahan, khususnya energi yang meledak-ledak saat berada dalam suatu perjalanan. Akan tetapi, makanan ini ternyata bukan teman perjalanan yang baik untukmu.

Jika kamu mengonsumsi makanan pedas sebelum memulai perjalanan, sensasi panasnya dapat menimbulkan beberapa masalah pencernaan dan iritasi pada usus. Jika kamu mengonsumsi makanan pedas sebagai camilan, maka kamu akan banyak minum air mineral selama dalam perjalanan. Akibatnya, kamu dan rombonganmu akan sering berhenti di toilet. Entah karena mulas, atau sekedar ingin buang air kecil.

4. Makanan Berbau Tajam & Memicu Gas

Makanan berbau tajam seperti petai, jengkol dan durian merupakan jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat bepergian jauh. Selain dapat mengganggu orang lain di sekitar kita, makanan ini juga dapat memicu pusing dan mual ketika lama berada dalam kendaraan.

Selain itu, makanan pemicu gas sepertihalnya sayur kol juga sebaiknya dihindari. Selain dapat membuat perut menjadi kembung dan tidak nyaman, kedua jenis makanan tersebut juga dapat meracuni seisi kendaraan dengan bau yang keluar dari mulut dan kentutmu.

5. Minuman Diuretik

Kopi dan teh adalah jenis minuman yang sangat lekat dengan orang Indonesia. Tidak afdol rasanya jika makan tanpa ditutup dengan es teh. Tidak berenergi rasanya jika berkendara tanpa minum kopi panas sebagai pembuka. Akan tetapi, kebiasaan ini ternyata tidak baik dilakukan, khususnya sebelum memulai sebuah perjalanan panjang.

Meskipun dapat memacu fokus dan melawan rasa kantuk untuk sementara waktu, kandungan diuretik dalam kopi dan teh akan menguras habis air dalam tubuhmu, membuatmu tidak terhidrasi dengan baik. Akibatnya, selain dari sering pergi ke toilet, dehidrasi yang kamu alami juga akan menurunkan fokus dan kewaspadaan selama berkendara. Bahaya, bukan?

Meskipun memakan makanan dan minuman ringan dapat menjaga suasana hati dan membuatmu tetap fokus, pastikan untuk tidak mengonsumsinya secara berlebihan. Sesuatu yang dilakukan secara berlebihan, tentu akan menyebabkan kerugian.

Selalu berhati-hati, dan semoga selamat sampai tujuan!

Written by Kreta Amura
Ada banyak keajaiban yang tercipta dari kesendirian seorang insan. Bayangkan, apa yang bisa dicapai umat manusia dengan suatu kebersamaan? Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *