Hukum

Kepemilikian Fake Account dan Serba-serbi Hukum dalam Bersosmed

Menggunakan fake account tidak membebaskanmu dari hukum. Bahkan hanya memilikinya saja, kamu bisa dipidanakan lho!

Avatar Written by Kreta Amura
· 2 min read >
Hukum Penggunaan Fake Account Sosmed

Akun virtual, terlebih lagi sosial media menjadi kebutuhan dan gaya hidup yang sanag familiar tidak hanya bagi para milenial, namun juga generasi yang telah lahir mendahului. Bahkan, masing-masing diantaranya tak jarang memiliki akun lebih dari satu untuk berbagai keperluan yang berbeda.

Tidak jarang juga, seseorang memiliki fake account untuk kepentingan dan aktivitas yang perlu dirahasiakan. Sepertihalnya untuk mengakses konten yang tidak bisa diakses, melakukan stalking pada mantan, hingga orang yang dicinta secara diam-diam.

Meskipun bisa memberikan kenyamanan dan keamanan dalam melakukan kegiatan rahasia tersebut, tahukah kamu, bahwa pemilik fake account pada sosial media ternyata bisa dipidanakan! Bagi kamu yang punya fake account, lebih baik lebih waspada dalam mengelola fake account tersebut, jika tidak ingin dipidanakan. Berikut penjelasan lengkapnya:

Manipulasi & Penyalahgunaan Informasi & Dokumen Elektronik

Kebanyakan fake account berisikan foto artis, atau orang lain yang mungkin kita kenal atau tidak kenal. Sementara itu, identitas diri biasanya tidak lengkap, dan kalaupun lengkap mungkin diisi secara serampangan dan asal-asalan dengan tujuan untuk penyamaran.

Akan tetapi, tindakan tersebut merupakan bentuk manipulasi informasi dan dokumen elektronik, yang mana menurut Pasal 1 angka 1 UU 19/2016 mencakup tulisan, suara, gambar, peta, rancangan, foto, electronic data interchange (EDI), surat elektronik (electronic mail), telegram, teleks, telecopy atau sejenisnya, huruf, tanda, angka, Kode Akses, simbol, atau perforasi yang telah diolah yang memiliki arti atau dapat dipahami oleh orang yang mampu memahaminya.

Pihak-pihak yang Dirugikan Terkait Penggunaan Fake Account di Sosial Media

Penipuan di Internet

Penipuan dan kriminalitas menggunakan fake account via indiatoday.in

Perlu diketahui, bahwasanya ada dua pihak yang akan dirugikan dalam kasus penggunaan fake account dala sosial media atau layanan berbasis internet lainnya.

Pertama, adalah mereka yang informasi atau dokumen elektroniknya digunakan tanpa izin. Dalam banyak kasus, mereka adalah artis, selebram, youtuber, atau bahkan entah siapa yang memiliki paras dan wajah rupawan dengan berbagai alasan.

Kedua, adalah orang yang mengakses akun tersebut, berinteraksi dengannya, dan mempercayai bahwa informasi dan dokumen elektronik yang ditayangkan merupakan sebuah kebenaran. Akan tetapi, hukum yang mengatur pelanggaran tersebut tidak hanya sampai di sana saja. Apabila pemilik foto atau dokumen elektronik lainnya berdomisili dan menjadi bagian dari warga Negara asing (WNA), Korea Selatan misalnya, maka tindakan hukum memungkinkan untuk diproses dengan melibatkan Undang-Undang Negara lainnya, karena hal tersebut sudah termasuk kedalam kejahatan lintas Negara.

Meskipun pemiliki akun tidak memiliki niat untuk menyalahgunakan akun tersebut sebagaimana biasanya fake account digunakan dalam ajang penipuan, akan tetapi penggunaan informasi dan dokumen elektronik yang tidak sesuai dengan semestinya tetap dapat dijerat melalui Pasal 35 UU ITE.

Hukuman yang Diberlakukan untuk Pemilik Fake Account pada Sosial Media

Hukum Penggunaan Sosial Media

Hukum dunia siber via onlinewhitepapers.com

Berdasarkan Pasal 51 ayat (1) UU ITE, maka setiap orang yang memenuhi unsur sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 dipidana dengan pidana penjara paling lama 12 (dua belas) tahun dan/atau denda paling banyak Rp 12.000.000.000,00 (dua belas miliar rupiah).

Akan tetapi, hakim mungkin akan melihat konteks dan akar permasalahan yang sebenarnya, sebelum kemudian memutuskan rentang keringanan yang akan diberikan. Perlu diingat bahwa sanksi pidana merupakan senjata pamungkas (upaya terakhir) atau dikenal dengan istilah ultimum remedium.

Oleh sebab itu, apabila kasus yang dimaksud bukanlah kasus yang mengarah pada kriminalitas dan merugikan banyak materi, sebaiknya dapat diselesaikan dengan cara kekeluargaan.

Agar Tidak Dipidanakan Karena Memiliki Fake Account di Sosmed

Hukum Penggunaan Fake Account Sosmed

Fake Account sosial media via news.softpedia.com

Segera hapus dan atau nonaktifkan akun fake sosial media kamu. Atau jika terpaksa menggunakannya, pastikan kamu bisa aman dari berbagai tuntutan hukum. Hindari menggunakan data, informasi dan atau dokumen elektronik milik orang lain tanpa hak dan izin yang sah.

Hal tersebut termasuk jika kau mengambil gambar atau informasi yang telah beredar di sosial media, google, atau platform sharing bebas lainnya. Selain itu, pastikan untuk tidak memberikan atau mengarang informasi terlalu banyak, untuk menghindari indikasi bahwa kamu sedang berupaya untuk memanipulasi informasi.

Jika memang fake account yang kamu miliki tidak dipergunakan untuk tujuan yang buruk, lebih baik menghindari kontak dan komunikasi dengan pengguna lain baik yang kamu kenal, ataupun tidak kamu kenal.

Akibat hukum penggunaan fake account tidak terbatas pada sosial media saja. Namun juga media lain seperti website, aplikasi smartphone, serta layanan yang memungkinkan kita membuat pfofil. Jadi, bijaklah dalam menggakses berbagai layanan di internet.

Selamat berselancar, dan selalu pastikan keselamatan.

Written by Kreta Amura
Ada banyak keajaiban yang tercipta dari kesendirian seorang insan. Bayangkan, apa yang bisa dicapai umat manusia dengan suatu kebersamaan? Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *