Hukum

Apakah Copy-paste Artikel/Foto/Video di Internet Melanggar Hukum?

Sejatinya kita tidak ingin melanggar hak cipta, tapi apa daya? Kita hanya belum tahu cara copy-paste yang bermoral.

Avatar Written by Kreta Amura
· 2 min read >
Agar Tidak Melanggar Hak Cipta

Menjiplak suatu konten dalam bentuk artikel, foto ataupun video, baik sebagian maupun keseluruhan merupakan fenomena yang banyak terjadi. Entah itu demi mengisi konten blog, website, sosial media, hingga berbagai media sharing lainnya seperti YouTube.

Namun, masih banyak orang yang tidak menyadari bahaya dan konsekuensi yang ditimbulkan dari copy-paste atau menjiplak materi online untuk digunakan baik pada platform, maupun perusahaan tempatnya bekerja. Padahal, tindakan copy-paste ataupun penjiplakan materi merupakan salah satu bentuk pelanggaran hak cipta dan dapat diperkarakan di depan meja hijau.

Lalu, bagaimana sebenarnya aturan boleh atau tidak bolehnya melakukan copy-paste ataupun penjiplakan pada materi yang disebarluaskan secara online untuk digunakan kembali?

Seluruh Konten dan Kreasi Digital Merupakan Hak Cipta

Perlu diketahui bahwa hak cipta sendiri adalah suatu yang muncul secara otomatis berdasarkan prinsip deklaratif setelah suatu ciptaan diwujudkan dalam bentuk nyata. Dengan begitu, bahkan tanpa mendaftarkan sebuah ciptaan, suatu karya dalam bentuk digital yang tersebar di internet secara otomatis dilindungi oleh udang-undang.

Oleh karenanya, melakukan copy-paste ataupun penjiplakan konten baik sebagian maupun keseluruhan, merupakan salah satu bentuk tindakan pelanggaran hukum, dan dapat dipidanakan. Meskipun hak cipta tidak didaftarkan, sengketa hukum dapat diajukan dengan menelusuri jejak rekam yang ada pada arsip big data maupun data log pada perangkat yang dimiliki oleh masing-masing pihak yang bersengketa.

Konten yang Tidak Ditujukan untuk Kegiatan Komersil

Agar Tidak Melanggar Hak Cipta

Aturan undang-undang tentang hak cipta via bvond.co.nz

Akan tetapi, bukan berarti kamu tidak bisa menggunakan berbagai materi di internet. Faktanya, ada banyak sekali konten yang bebas kamu gunakan asalkan tidak digunakan untuk kegiatan komersil, baik bagi sang pencipta, maupun hasil kreasi yang dibuat setelahnya.

Maksudnya adalah, jika kamu melakukan copas atau penjiplakan pada sebuah karya pada salah satu platform, yang mana pembuat aslinya menggunakan materi tersebut untuk diperjual belikan, misalnya adalah cerita berbasis online, yang kemudian dijual dalam bentuk buku, maka hal tersebut tidak dibenarkan. Salah satu alasannya adalah karena tindakan tersebut termasuk dalam tindakan yang merugikan pembuat konten aslinya.

Selain itu khusus untuk konten gratisan, kamu juga tidak boleh secara sembarangan memperjualbelikannya, atau menduplikasi baik sebagian maupun keseluruhan materi untuk digunakan dalam kegiatan yang bersifat komersil. Biasanya, materi yang bebas diakses untuk kegiatan non-profit, hanya terbatas untuk digunakan kembali pada kegiatan dengan tujuan non-profit pula.

Oleh karena itu, jika kamu akan menggunakan sebuah materi gratisan untuk proyek komersilmu, misalnya film yang akan ditayangkan di bioskop, ada baiknya kamu meminta persetujuan pemilik materi terlebih dahulu. Jika memungkinkan, ajukan sebuah surat persetujuan atau mungkin perjanjian untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan.

Konten Digital yang Boleh Dipergunakan dengan Syarat

Hukum Copy Paste

Copy paste materi di internet via blog.devolutions.net

Terkadang, ada beberapa penulis, atau konten creator yang membebaskan creator lainnya untuk menggunakan, memodifikasi dan mendistribusikan konten yang telah dibuatnya baik secara sebagian maupun keseluruhan dengan syarat-syarat tertentu.

Misalnya dengan mengharuskan creator lain untuk menyantumkan kredit, link sumber, watermark, atau anjuran untuk tidak melakukan modifikasi pada bagian-bagian tertentu seperti watermark atau end note sesuai dengan keinginan dan kepentingan pembuat konten aslinya.

Jika kamu ingin mencopas atau menggunakan sebagian dan keseluruhan isi dan konten dengan jenis seperti ini, maka kamu wajib mematuhi aturan yang dibuat oleh pembuat konten aslinya. Dengan begitu, kamu dapat terbebas dari tuduhan atau gugatan pelanggaran hak cipta yang mungkin dilayangkan kemudian.

Konten Digital yang Bebas Dipergunakan tanpa Syarat

Cara Menjadi Kaya

Sukses berjualan produk digital via istockphoto.com

Meskipun jarang ditemui, namun ada beberapa orang yang benar-benar baik hati, hingga membiarkan banyak orang mencopy, memodifikasi, dan menyebar luaskan materi intelektual dala bentuk teks, gambar, audio bahkan video.

Akan tetapi, kamu perlu hati-hati dan benar-benar memastikan kebenarannya. Kembali lagi, prinsipnya adalah bahwasanya hak cipta muncul ketika suatu produk atau ciptaan dideklarasikan, atau dipublikasikan. Dengan begitu, kamu hanya bisa bebas menggunakan konten digital di internet, ketika penulis, pengarang atau pembuat konten aslinya memperbolehkan, atau memberikan keterangan dan kebebasan pada pengguna internet untuk menduplikasi, memodifikasi, serta menyebar luaskan untuk kepentingan apapun.

Oleh karenanya, sebelum memutuskan untuk melakukan copy-paste, baik secara keseluruhan maupun sebagian, lebih-baik kamu memahami aturan yang ditetapkan oleh pemilik konten asli terlebih dahulu.

Sehingga, apa yang kamu buat dan sebar luaskan di internet tidak menjadi bumerang yang justru menyulitkanmu di depan meja hijau.

Written by Kreta Amura
Ada banyak keajaiban yang tercipta dari kesendirian seorang insan. Bayangkan, apa yang bisa dicapai umat manusia dengan suatu kebersamaan? Profile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *